Bahlil: Pembatasan Pertalite untuk Desil 9–10 Masih Dikaji

- Penulis

Thursday, 20 August 2026 - 01:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa rencana pembatasan penyaluran Pertalite bagi masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 masih dalam tahap kajian. Dengan demikian, distribusi Pertalite saat ini masih berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat ditemui di sela-sela kegiatan The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Rabu (19/8). Ia mengatakan pemerintah masih melakukan pembahasan terkait mekanisme dan sasaran pembatasan tersebut.

Pembatasan Pertalite masih di dalam pembahasan, ya,” ujar Bahlil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selama pembahasan belum menghasilkan keputusan resmi, distribusi Pertalite tetap berjalan seperti biasa. Artinya, masyarakat belum dikenai aturan baru terkait pembatasan berdasarkan kelompok desil ekonomi.

Bahlil juga menjelaskan bahwa ketentuan yang saat ini berlaku tetap mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan. Untuk kendaraan bus dan truk, pembelian Pertalite dibatasi maksimal 200 liter per hari, sedangkan kendaraan roda empat memiliki batas maksimal 50 liter per hari.

Pemerintah masih mengkaji kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan aspek ketepatan sasaran penyaluran BBM serta kebutuhan masyarakat. Keputusan mengenai pembatasan Pertalite untuk kelompok desil 9 dan 10 akan disampaikan setelah proses pembahasan menghasilkan kebijakan resmi.

Baca Juga:  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
Follow WhatsApp Channel baliinsightmedia.site untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis
Berita ini 25 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 01:47 WIB

Bahlil: Pembatasan Pertalite untuk Desil 9–10 Masih Dikaji

Thursday, 30 March 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Tuesday, 28 March 2023 - 16:24 WIB

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Tuesday, 28 March 2023 - 16:12 WIB

The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Berita Terbaru